Rabu, 28 November 2012

0 Menata dan Mendekorasi Interior Ruangan Untuk Bayi



Berbagai tips dan panduan yang dapat Anda lakukan dalam rnagka menata dan mendekorasi interior kamar tidur atau ruangan khusus untuk calon bayi Anda
Momen menungu kelahiran sang jabang bayi sangat dinanti-nanti, khususnya bagi para calon orang tua yang telah cukup lama mengaharapkan kedatangan seorang bayi mungil ditengah-tengah keluarga mereka. Terlebih lagi jika ini adalah pertama kalinya orang tua mengahadapi kelahiran seorang anak, tentu rasa cemas, antusias, bercampur bahagia mulai hinggap dalam benak mereka. Saking antusiasnya, segala keperluan selalu ingin dipersiapkan sedini mungkin untuk menyambut kehadiran si buyi mungil ini. Termasuk dalam mendekorasi ruangan tempat tidur yang nantinya akan ditempati calon buah hati. Para orang tua berharap kelak kamar yang akan ditempati bayi ini bisa digunakan si anak hingga usia sekolah.
Namun, orang tua sering dihadapkan pada bagaimana mendekorasi ruangan yang sesuai untuk anak, terlebih lagi bila kita belum mengetahui jenis kelamin si jabang bayi. Tentu hal ini cukup merepotkan karena bila kita salah mendesain ruangan, maka akan ada biaya tambahan untuk mendekorasi ulang ruangan tersebut sesuai dengan kebutuhan si anak.
Jika Anda ingin mendekorasi ruangan untuk bayi namun belum tahu atau belum mengetahui jenis kelamin anak, ada baiknya Anda mendekorasi atau menghias ruangan bayi untuk segala jenis kelamin atau Unisex. Hal ini untuk mengantisipasi kesalahan dalam menentukan tema dekorasi ruangan. Lantas, hal atau detail apa saja yang perlu diperhatikan ketika Anda mulai mendekorasi ruangan bayi untuk segala jenis kelamin? Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda terapkan..
1. Memilih Warna box bayi pada kamar tidur
Boks atau tempat tidur bayi segala jenis kelamin paling cocok yakni warna-warna netral yang cenderung lembut. Warna ini cukup terlihat kalem dan sangat sesuai untuk dekorasi kamar bayi. Warna yang sering dipakai para orang tua di beberapa negara-negara maju yakni kuning pucat atau hijau pucat. Namun untuk variasi, Anda bisa menggunakan warna lain yang juga tergolong lembut, yakni vanila, biru muda, maupun krem.
Gambar Box dan Cabinet Penyimpanan Untuk Kamar Bayi
2. Memilih cat dinding yang sesuai dengan warna boks bayi
Perlu diperhatikan bahwa pemilihan warna cat dinding yang sesuai tidak selalu harus sama dengan warna boks bayi. Orang tua bisa memadupadankan warna-warna netral asalkan tidak saling berbenturan. Misalnya, Anda bisa menggunakan warna kuning pucat yang dipadu-padankan dengan warna krem atau coklat muda. Tentu hasilnya akan luar biasa.
3. Menambahkan gambar-gambar bertemakan kartun ata animasi pada dinding kamar bayi
Setelah dinding usai di cat, mulailah dengan menambahkan gambar-gambar berupa figur kartun, tokoh animasi, hewan, dan hal-hal lain yang bertemakan tentang bayi. Gambar yang ditambahkan bisa dilukis langsung di dinding atau mengunakan stiker-stiker yang sering kita jumpai pada toko mainan anak-anak. Untuk menghemat biaya, gambar sebaiknya menggunakan stiker yang bisa dengan mudah dilepas. Sehingga, ketika si anak sudah tumbuh lebih besar dan ingin mengganti gambar-gambar pada dinding kamarnya dengan tokoh favoritnya, maka Anda dapat dengan mudah melepaskan stikernya dan mengganti yang baru.
Gambar Pajangan dan Aneka Aksesoris Didinnding Kamar Bayi
Sedangkan bila gambar tersebut dilukis langsung di dinding, hal ini tentu akan menyulitkan Anda ketika anak Anda tiba-tiba ingin mengganti gambar tersebut. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga akan lebih besar dengan mengecat ulang tembok. Namun keuntungan dengan melukis langsung ditembok adalah gambar akan terlihat lebih cerah dan tampak lebih nyata.
4. Memilih Furniture yang sesuai untuk dekorasi kamar bayi
Memilih furniture untuk kamar anak tentulah tidak sembarangan. Kita perlu melihat seberapa besar fungsi furniture tersebut dalam menunjang aktifitas anak di kamar. Untuk kamar bayi segala jenis kelamin, sepertinya belum diperlukan terlalu banyak furnitur yang malah menyebabkan kamar tampak sempit. Cukup sediakan tempat tidur atau boks bayi dan lampu tidur yang baik.
Pencahayaan sangat penting diperhatikan dengan melihat seberapa besar ruangan karena bayi sangat peka terhadap rangsangan cahaya. Untuk itu, pilih lampu yang cahayanya lembut yang tidak terlalu terang, namun juga tidak terlalu temaram. Karena bayi sangat sensitif, posisi pencahayaan perlu di atur sedemikian rupa, sehingga tidak menghadap langsung ke posisi tidur bayi.
Gambar Meja dan Kursi Untuk Kamar Bayi
Furniture-furniture lain yang bisa ditambahkan pada kamar tidur bayi bisa berupa meja kecil, lemari pakaian, serta kursi goyang mungil untuk mengayun-ayun sang bayi. Warna yang dipilih sebaiknya tetap warna- warna netral dan lembut serta dari bahan – bahan yang aman untuk kulit bayi.
5. Meletakkan beberapa mainan atau hiasan kamar pada sudut yang kosong
Untuk mendekorasi ruangan bayi dengan segala jenis kelamin, kita bisa menggunakan boneka-boneka maupun replika binatang. Namun tentunya, mainan yang dipilih haruslah sesuai dengan perkembangan si anak serta terbuat dari bahan yang aman bagi si kecil. Untuk tahap awal, tidak perlu menaruh banyak mainan yang nantinya justru menumpuk di kamar bayi. Anda cukup menaruh mainan seperlunya saja. Seiring bertambahnya usia si kecil, Anda bisa menambahkan mainan yang sesuai dengan jenis kelamin dan kesukaan si anak.
Gambar Container atau Box Penyimpanan Mainan Untuk Kamar Bayi

Mendekorasi ruangan bayi dengan segala jenis kelamin memang memerlukan waktu, tenaga, serta biaya yang tidak murah. Untuk itu, merencanakan dekorasi ruangan untuk sang calon bayi perlu dipikirkan dari awal, sehingga kita bisa memperkirakan rancangan biaya dan waktu yang diperlukan untuk mendekorasinya. Pilihlah dekorasi ruangan serta furniture yang awet serta netral untuk segala jenis kelamin dan untuk jangka yang lebih lama hingga si anak tumbuh besar. Selamat mendekorasi ruangan tempat tidur untuk calon buah hati anda :)
Tags: Mendesain Ruangan Bayi, Mendesain Interior Kamar atau Ruangan Untuk Bayi, Tips Cara Mendesain dan Mendekorasi Kamar atau Ruangan Untuk Bayi, Bagaimana Cara Menata dan Mendekorasi Interior Kamar atau Ruangan Untuk Bayi, Teknik Pencahayaan Untuk Kamar Bayi

sumber : www.architectaria.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Jurnal Rumah Kita Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates